Semangat Nasionalisme di Sekolah Islam Terpadu Al Auliya

Di hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis, 17 Agustus 2017. Hujan mengguyur Kota Balikpapan. Namun derasnya hujan dan banjir di beberapa titik, tak menyurutkan semangat siswa-siswi SDIT Al Auliya 2, SMPIT Al Auliya, SMAIT Al Auliya Balikpapan serta para dewan guru untuk datang ke sekolah dan melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI.

Yayasan Pendidikan An Nahl Balikpapan menginstruksikan kepada sekolah-sekolah di bawah naungannya untuk berpartisipasi dalam mengisi hari kemerdekaan RI dengan berbagai aktifitas. Termasuk upacara pengibaran bendera. Hal tersebut dilakukan demi menanamkan rasa nasionalisme kepada para siswa Sekolah Islam Terpadu Al Auliya.

Melihat kondisi hujan. Awalnya upacara akan dilaksanakan di dalam ruangan di masing-masing sekolah. Ketika hujan reda, akhirnya diputuskan untuk berbaris di lapangan. Maka dengan seketika lapangan luas tersebut dipenuhi para siswa siswi Al Auliya dari Yayasan An Nahl yang berseragam putih merah, putih biru dan putih abu-abu. Demi menyemangati para siswanya yang berdiri di bawah gerimis yang kembali mulai menderas, seorang guru memimpin yel-yel “Siapa Kita?”

Dan para siswa menjawab, “Kita Indonesia, Kita Pancasila.”

Upacara dimulai sekitar pukul 08:45 dengan pembina upacara, Ipda Joko Sunarto, Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Balikpapan. Pengibaran bendera dengan petugas siswi-siswi SMPIT dan SMAIT Al Auliya, terlaksana dengan lancar.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara, Ipda Joko Sunarto menyampaikan pesan penting, bahwa dua puluh tahun ke depan, siswa siswi Sekolah Islam Terpadu Al Auliya akan menjadi pemimpin-pemimpin dan selayaknyalah sejak dini berusaha menunjukkan prestasi-prestasi yang membanggakan baik bagi orang tua, guru, sekolah dan bangsa. Beliau pula menyatakan rasa bangga atas semangat nasionalisme yang ditunjukkan oleh siswa-siswi Al Auliya dengan mengikuti upacara meski dalam keadaan langit mencurahkan air beningnya.

Ipda Joko Sunarto Sebagai Pembina Upacara 17 Agustus di Halaman Gedung SMPIT Al Auliya

Kemudian beliau mengajak kembali meneriakkan yel-yel. “Siapa kita?”

Bergemuruh siswa dan para dewan guru menyahut seruan itu, “Saya Indonesia, Saya Pancasila, NKRI harga mati.”

Upacara tersebut diakhiri dengan atraksi taekwondo oleh Ananda M. Alif Sanjaya dan puisi yang dibacakan oleh Ananda Fany Khusnul khotimah dengan iringan lagu Gugur Bunga. Lalu ditutup dengan do’a.

(Oleh Afiani Gobel)

Leave a Reply

Your email address will not be published.